Like Us

PEOPLE HELPING PEOPLE

Tentang Kami

Sejarah Koperasi Simpan Pinjam Harapan Bahagia CU   


Antara tahun 1971-1972 CUCO (Credit Union Counseling Office) berhasil melahirkan 2 credit union di Jakarta, yaitu CU SWAPADA di lingkungan masyarakat Pademangan, antara lain guru-guru ex Strada Rajawali (St. Lukas) yang didirikan oleh Bapak Tuwakir dan Bapak HS. Wuryanto (mantan General Manager BK31) dan CU HARAPAN BAHAGIA di kalangan guru-guru Strada Gunung Sahari 88 yang terdiri oleh FX. Kardji. Kedua Credit Union inilah yang menjadi perintis gerakan Credit Union yang kemudian berkembang menjadi koperasi kredit di DKI Jakarta.
Awal mulanya pada tahun 1970, kalangan guru-guru Strada Gunung Sahari dan sekitarnya (SD Van Lith 1, SD Van Lith II, Kantor Strada, SD St. Angela di Prapatan dan SD Tamansari) telah mendirikan perkumpulan semacam Koperasi Konsumsi. Yaitu dengan menjual berdasarkan barang kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci, sabun mandi, odol, gula, dsb.
Jauh sebelumnya, sekitar awal dekade tahun 60-an, para guru inipun sudah membentuk perkumpulan di bawah  naungan PKPS (Persatuan Karyawan Perkumpulan Strada) yaitu pada masa Pastor A. Siswapranata, SJ yang disebut Usaha Tolong Menolong (UTM) mirip dengan Koperasi simpan pinjam juga. Tetapi pada akhirnya tidak dapat berkembang dengan baik.
Suatu ketika, pada saat para “Fungisonaris Koperasi Konsumsi” yang antara lain terdiri dari FX. Kardji, PV. Yaudi, M. Suyoto, J. Dalodjo dan lain-lain sedang sibuk membagi “pesanan” yang biasa dilakukan pada malam hari (barang-barang kebutuhan sehari-hari), Pastor Ferouge, SJ. Pimpinan Strada pada waktu itu, yang tinggal di rumah Pastoral Gunung Sahari 88 (sekarang Kantor Strada Pusat) memperhatikan sambal geleng-geleng kepala. Katanya “Untuk apa menjual barang-barang yang mudah didapat di sembarang warung?”. Lalu Pastor Ferouge menasehati para fungisionaris agar menemui Pastor Albrecht yang juga tinggal di Pastoran Gunung Sahari dan menjabat sebagai Kepala Biro Sosial KAJ, untuk memohon petunjuk agar dapat menciptakan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi guru-guru. Dan ketika FX. Kardji menemui Pastor Albrecht, maka diperkenalkanlah usaha simpan pinjam yang disebut Credit Union. Diharapkan para guru’karyawan Strada meninggalkan usaha tradisional dan mencoba mebentuk Credit Union.
Maka pada awal 1971 para guru/karyawan Strada yang berminat dikumpulkan untuk diberi penjelasan dan pengarahan tentang usaha tersebut. Tercatat 40 guru/karyawan yang berminat menjadi anggota, dengan modal Rp. 1.000,- per orang. Tetapi saat itu situasi masih sangat sederhana, belum mengikuti aturan dan prinsip-prinsip yang berlaku di Credit Union.
Pada bulan Januari 1972, dengan menimba pengalaman dari CU Swapada yang sudah lebih dulu berdiri (1972), kepada para anggota ditawarkan “Apakah simpanan yang ada dibagikan kembali, atau kita sepakat untuk membentuk Credit Union yang sesungguhnya. Dan ternyata hamper semua anggota sepakat untuk diteruskan dengan membentuk Credit Union secara definitif. Kemudian FX. Kardji menawarkan 3 pilihan Credit Union yang akan dibentuk, yaitu Harapan Jaya, Harapan Bahagia, dan Harapan Sejahtera. Ternyata pilihan anggota adalah Harapan Bahagia. Maka pada bulan Januari 1972 itulah resmi berdiri sebuah perkumpulan dengan nama “CREDIT UNION HARAPAN BAHAGIA” atau disingkat dengan CUHB, dengan 
pengurus lengkap seperti struktur yang ditetapkan dalam sebuat Credit Union lainnya.






Visi, Misi, dan Sasaran

VISI
Menjadi lembaga usaha pelayanan keuangan yang dikelola dengan berpedoman pada prinsip-prinsip koperasi yang merupakan azas Swadaya, setia kawan, dan kualitas anggota melalui pendidikan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945


MISI

Memperoleh gerakan koperasi khususnya di lingkungan guru/karyawan Perkumpulan Strada – Yayasan Melania Jakarta – Yayasan Budi Mulia – Yayasan Bina Teknik Strada – Yayasan Bina Murni melalui Pendidikan dan pelayanan keuangan dengan melakukan usaha yang sehat, aman dan professional demi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para anggota.

TUJUAN
Koperasi Simpan Pinjam Harapan Bahagia CU bertujuan untuk mengorganisir seumber daya manusia dan potensi ekonomi yang tersedia guna menciptakan kesempatan berusaha, memperluas lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan anggota melalui kegiatan usaha simpan pinjam.
  1. Meningkatkan jumlah anggota
  2. Meningkatkan jumlah permodalan
  3. Meningkatkan jumlah volume usaha
  4. Meningkatkan kualitas      



Struktur Organisasi Pengurus dan Pengawas


STRUKTUR ORGANISASI PENGURUS DAN PENGAWAS
KOPERASI SIMPAN PINJAM HARAPAN BAHAGIA CU 

PERIODE 2018 – 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar